JADI ALAY ITU *KATANYA SAPA DOSA*>>>

Standard

Alay ato  *amat lebay* adalah istilah yang baru saya dengar akhir-akhir ini, istilah yang katanya lagi tren. sampe2 kemaren di bahas oleh salah satu stasiun swasta.bahkan katanya juga  berbau SARA !!

Koentjara Ningrat:
“Alay adalah gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia, yang ingin diakui statusnya diantara teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan, dan gaya berpakain, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya (baca: Pengguna internet sejati, kayak blogger dan kaskuser). Diharapkan Sifat ini segera hilang, jika tidak akan mengganggu masyarakat sekitar”

Selo Soemaridjan:
“Alay adalah perilaku remaja Indonesia, yang membuat dirinya merasa keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), dan musisi dengan dandanan seperti itu.”

1. Suka banget pake tulisan atau teks yang GedE keCiL-gEdEkeciL

2. Sok bergaya Emo atau Harajuku tapi pas ditanya asalmulanya, gak tau sama sekali

3. Kalo sms atau ngirim komentar memakai bahasa aneh seperti, “aQuWh, maNi3eZz..”

4. Pokoknya gaya rambut si cowok persis kayak Kangen band (buset dah…)

5. Terlihat memakai postman bag berjenis kulit tapi ga jelas merk dan beli di distro yang mana…

6. Kurus kerempeng, suka memegang rambut dan bermuka bokat

7. Beraninya kalo bikin ulah pasti barengan dan gak berani kalo sendirian

8. Sok kaya, sok imut, sok cantik, sok keren, sok gaul, sok techno padahal waktu ditanya kode HTML aja gak bisa

9. Untuk lagu barat, mereka tidak tahu lagu barat yang sedang nge-tren dan mereka(orang alay) hanya tahu lagu barat dari jaman eighty dan ninety doank (parah gak sih?)Yang paling parah memang anak-anak alay suka melebih-lebihkan serta kangen-band adalah pemicu gaya anak alay jaman sekarang…sifat- sifat alay itu sangatlah norak dan ga elit banget.Alay itu orang kampung yang kampungan dengan dandanan kampungan, ngerti maksud saya? Tidak semua orang kampung itu kampungan, contohnya si doel, walaupun namanya berkesan alay tapi karakternya tidak alay. Nah orang kampung yang kampungan itu biasa disebut alay.

Kenapa Harus menilai seseorang dari fisik  saja??, bayangin aja kedua orang ini cuma menilai orang kebanyakan dari gaya menulis, gaya berpenampilan, bahkan sampai selera musik!!

KENAPA MEREKA DILECEHKAN?

MEREKA BUKAN PELACUR< MALING< DAN KORUPTOR

YANG HARUS DI EJEK DAN DILECEHKAN !!!!

Saya dan tulisan ini.

*Saya Bukan Alay

*Saya Gak suka orang sok SUCI !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s